Pages

google ads

Tuesday, 4 October 2011

Ganti Repair Kit, Kembalikan Performa Karburator


 
Selain berkendara benar dan perawatan berkala, ada cara lebih sip atasi bahan bakar minyak (BBM) nggak gampang boros. Yakni, ganti komponen repair kit karburator. Apalagi jika kit di karburator sudah pada longgar atau bocor. Bensin gampang terbuang keluar atau aliran gas bakar ke ruang bakar tidak terkontrol.

Penggantian repair kit sendiri meliputi spuyer, nozel, jarum skep, karet sil bak karbu, O-ring tutup skep, O-ring sekrup udara dan O-ring manifold. Meskipun saat beli di toko onderdil seharga Rp 25 ribu untuk produk imitasi, dan Rp 100 ribuan buat part asli, semua yang didapat sudah komplet.

Penggantian spuyer, nozel dan jarum skep ditujukan untuk atasi gas bakar berlebih. Hal ini disebabkan ketiga kit itu memang sering bergesek. Tapi, bila O-ring skep dan O-ring manifold bocor, akan banyak udara yang masuk daripada bensin. Sebaliknya bila O-ring sekrup udara dan O-ring bak karbu bocor, bensin di bak mudah merembes.      


Sumber : motorplus-online.com

Ragam Penyesuaian Intake Matik Ketika Pakai Karbu Besar




Papas pakai bor tuner
Ketika mengadopsi karburator berventuri lebih besar, tentu butuh penyesuaian di intake agar kinerja karbu sempurna. Tidak semua karburator aftermarket bisa langsung masuk ke intake standar. Misal, karbu vakum standar ingin pakai karbu konvensional Keihin PE 28 mm.

"Kalau Yamaha Mio sih bisa langsung pasang. Tetapi kalau matik Honda, butuh perbesar karet intake,” ungkap Kaper, mekanik JP Racing di Jl. Cendrawasih, No. 6E-F, Kp. Sawah, Ciputat, Tangerang.

Jangankan 28 mm, karet intake Honda BeAT dijejali karbu Mikuni 24 pun agak sulit masuk. Nah, cara memperbesar diameter karet bisa dilakukan lewat mengkikisnya pakai bor tunner hingga 2 mm.

Bisa potong dan tambah
Penyesuaian lain juga harus dilakukan ketika pakai karbu gambot. Itu berlaku di semua intake skubek yang kerap dipakai balap. Misalkan Yamaha Mio atau Honda BeAT. Penyesuaian ini ada di dudukan intake ke kepala silinder.

"Bagian bawah intake biasanya di­tambah adaptor atau dilas babet untuk tambah panjang. Kalau pakai adaptor, ketebalannya hanya sekitar 10 mm atau 1 cm,” kata Kaper lagi. Tujuannya ditambah adaptor agar intake bertambah tinggi. Lewat langkah ini, mangkuk karbu jadi tidak mentok crankcase.

 Tonjolan mesti dipapas kalau pakai karbu aftermarket
Buat di Yamaha Mio, memang karet intake tidak perlu diperbesar lagi. Malah, ketika pakai karbu Keihin PE 24 atau Mikuni 24 mm, karet intake pun agak sedikit longgar. Solusinya mudah. Cukup kencangkan klem hingga benar menutup seluruh celah. So, tak ada kebocoran.

Begitunya ada yang perlu sobat lakukan juga sebelum pasang karburator gambot itu. Karet intake Mio terdapat tonjolan di permukaan luarnya. Bagian ini, kudu dipapas rata agar venturi karbu bisa dipasang sempurna. Papasnya bisa pakai bor tunner.

 Pakai karbu RX-King nggak perlu ganti intake
Pemilik Honda Vario atau BeAT juga punya pilihan aplikasi karbu. Buat sesuaikan kebutuhan dapur pacu yang sudah bore up, bisa juga lirik karburator Yamaha RX-King. Diameter venturi 26 mm, tergolong pas jika bore up hanya sebatas 125 - 130 cc. Juga enggak terlalu boros ketimbang pakai PE 28.

Tidak perlu beli karet intake lagi, tapi cukup memperbesar karet intake sekitar 2 mm. Toh, ketika ingin pakai karbu standar lagi pun masih tetap bisa kok. Cukup mengencangkan setelan baut klem-nya aja.  


Sumber : motorplus-online.com

Pasang Intake Variasi, Sesuaikan Arah Lubang Intake



 

 Arah intake tergantung kebutuhan
Untuk memudahkan pemakaian karburator aftermarket, tak sedikit produsen part racing menyediakan intake. Alhasil, kreasi tunner jadi tak terbatasi. Sebab peranti ini kini bisa tinggal comot dan sesuai kebutuhannya.

Meski makin gampang, tetap ada yang kudu diperhatikan. Enggak asal comot. Apalagi kalau sobat perhatikan, intake aftermarket di pasaran tersedia beragam model. Termasuk arah atau posisi pasang karbu. Yup! Ada hadap depan, belakang, kiri atau kanan.

“Pilih sesuai dengan bentuk atau arah lubang porting klep isap. Caranya, mana yang lebih langsung mengarah ke klep,” saran Adi Kurniawan dari Kembar Racing di Jl. M Saidi, No. 4, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan.

Tujuan pilih intake agar campuran bahan bakar dan udara mengalir tanpa membentur dinding porting. Sehingga proses pembakaran di ruang bakar menjadi lebih sempurna.

Selain arah, tersedia juga intake yang bisa membuat kemiringan karburator menjadi sedikit landai. Seolah karbu model skep dibuat macam karburator down draft. Itu lho, karbu yang lubang venturinya langsung ke lubang porting.

"Intake macam ini biasanya membuat aliran atau debit gas bakar dari karbu lebih cepat sampai ke lubang porting,” tambah tunner 35 tahun ini. Hanya saja ketika mengaplikasi intake model ini, tentu butuh penyesuaian. Karena kemiringan bahan bakar di mangkuk karbu ikut miring.

“Penyesuaian di bagian pelampung. Pelampung dibuat lebih turun agar volume bahan bakar di karbu lebih banyak,” wantinya. dan dengan lebih banyak bensin di karbu, jadi enggak khawatir kekurangan pasokan jika motor terus dipacu.

Saran Adi, kondisi pelampung juga jangan dibuat terlalu turun. Takutnya malah bikin banjir   
 
 
Sumber : motorplus-online.com

Melepas Karburator, Pisah atau Jadi Satu Dengan Intake?


Melepas Karburator, Pisah atau Jadi Satu Dengan Intake?

 
 

 Risiko lebih kecil lepas karbu dari leher angsa
Ketika lakukan servis berkala, fakta yang sempat dilihat MOTOR Plus ada dua versi perlakuan mekanik saat bongkar karburator. Ada yang lepas leher angsa berikut karburator dengan membuka 2 baut di dekat lubang silinder head. Juga ada yang bongkar komponen vital ini tanpa intake, tentu dengan melepas 2 mur-baut. Dengan kata lain, ada mekanik yang copot karbu terpisah atau jadi satu.

Jadi pertanyaan, apakah kedua cara itu dihalalkan khususnya buat mekanik umum atau resmi. Mengingat kondisi itu benar-benar terjadi. “Keduanya ada risiko kalau gak sesuai aturan. Namun, aturan yang benar adalah membiarkan lepas karbu dari intake manifold,” kata Reiner Sitorus, Technical Service Manager PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI).

Lanjut Reiner, melepas karburator dari leher angsa memang agak susah. Karena posisi baut pengikat karbu ke leher angsa beberapa tipe motor memang sulit dijangkau. Langkah paling mudah dan efesien, lepas karbu berikut leher angsa.

Persoalannya, mekanik kudu hati-hati saat melepas baut penyambung komponen pengkabut dengan leher angsa atau yang ke silinder blok. Begitu juga waktu memasang. Posisi yang rada susah dijangkau tanpa sadar membuat posisi baut antara karbu dan leher angsa miring.

“Kalau belum pas tapi baut sudah dikencangkan. Keseringan, lubang baut di intake dan di blok bisa dol. Itu yang jadi penyebab kebocoran udara dari luar,” timpal Endro Sutarno, Instruktur dari Astra Honda Training Center (AHTC).

Menurut Endro bukan karena salah melepas karbu dari intake manifold, tapi waktu pemasangan yang salah. Bagusnya dipaskan dulu baut penyambung leher angsa dan karbu sebelum dikencangkan.

Risiko kejadian dol lubang baut di intake manifold bisa cepat diatasi. Tinggal ganti baut sedikit lebih besar dari standar. Sebelum diganti bisa ditap ulang.  

Seandainya memilih cara kedua, yakni dengan melepas baut intake dari blok silin­der dan karburator plus intake manifold tetap mempunyai risiko rugi lebih yang tinggi. Andai mengalami dol, lubang baut di blok silinder, ya tetap merugi juga.

 Kurang awas bisa bikin dol lubang baut di blok silinder
Memang gampang melepas baut intake yang ada di blok silinder. Posisinya enggak ngumpet seperti halnya baut sambungan antara leher angsa dengan karburator. Karena dianggap gampang, mekanik sering memilih melepas intake dari blok silinder. Tapi saat mengencangkannya tanpa perkiraan langsung kunci digerakkan seenaknya.  

"Biasanya terjadi overtorque alias kelebihan momen waktu pengencangan. Kalau lubang baut di blok sudah dol, ber­arti jauh lebih besar lagi kerugian yang bakal diterima pemilik motor. Biaya yang mesti dikeluarkan juga jadi lebih besar,” beber Slamet, instruktur Yamaha Enginering School (YES), Jakarta.

Jadi, semua pabrikan motor di Indonesia lebih sepakat dengan aturan yang benar jika mau servis karburator harus melepas intake manifold. Risikonya dipastikan tidak jauh lebih kecil dibanding langsung melepas baut intake dari blok silinder. Begitu!  


Sumber : motorplus-online.com

Lacak Penyebab Karburator Sulit Langsam!

Lacak Penyebab Karburator Sulit Langsam!

 
 

Gasingan mesin boleh dan bisa disebut normal kalau  rpm idel nggak terlalu rendah juga ketinggian. Sehingga saat motor akan dijalankan, mesin nggak gampang mati atau maunya ngibrit lantaran putarannya kelewat tinggi. Jelas ini berbahaya buat motor matik yang nggak pakai kopling.

Makanya untuk mendapatkan putaran mesin langsam yang ideal, rasio campuran udara dan bahan bakar tepat jadi kunci penentu utama. Sebab jika terlalu basah, biasanya mesin sulit hidup karena bensin banjir. Gas bakar pun sulit dipatik oleh api busi.

Sebaliknya jika terlampau irit atau lebih banyak udara daripada bensin. Putaran mesin maunya tinggi dan sulit diseting pelan, meskipun sekrup setelan stationer sudah ada di posisi paling rendah. Bahkan aliran bensin dari tangki lewat slang tidak ada kendala.

“Putaran mesin tinggi dikarenakan ruang bakar butuh pasokan bensin yang pas, bukan udara berlebih. Cuma karena memang minim, hisapan piston saat ke TMB (Titik Mati Bawah) memaksa hingga menyebabkan putarannya makin tinggi. Itu sebabnya kenapa mesin sulit dibikin langsam,” ujar Hendra Surya, chip instruktur sekolah mekanik HMTC alias Hartomo Mechanical Training Centre cabang Surabaya.

Adapun sebab-musabab mesin sulit dibikin langsam, menurut analisis Hendra dikarenakan banyak faktor. Tentunya selama aliran bensin dari tangki lancar alias tidak tersendat. Sebab kalau aliran bensin dari tangki saja sudah nggak lancar, mesin bagaimana mau hidup normal.


 Coba semprotkan cairan ke intake
Komponen pertama yang harus dicek bila mesin sulit langsam adalah setelan sekrup stationer. Jika posisi piston skep sudah mentok tapi idel masih juga tinggi, pastikan bensin di bak karbu tak kurang akibat setelan pelampung terlalu irit.

“Pastikan juga spuyer pilot-jet di dalam bak tidak tersumbat kotoran atau banyak timbunan kerak. Pasalnya peranti ini penentu putaran mesin rendah sebelum diambil alih spuyer main-jet untuk rpm atas. Kalau tersumbat, langsamnya juga susah,” timpal Hari Novrianto mekanik Harry Motor dari Pondok Kopi.

Itu kalau masalahnya ada di karburator. Jika tidak, artinya ada bagian komponen lain yang mesti dilacak untuk cari masalahnya. Bisa dianalisis dari bagian komponen yang berhubungan dengan karbu dan ruang bakar.

Yang biasa terjadi kalau intake manifold atau komponen penghubung antara karburator dengan lubang inlet terjadi kebocoran. Sehingga rasio gas bakar sedikit terganggu karena ada udara palsu mennyelinap ke ruang bakar.

Memang agak sulit mengendus adanya kebocoran di sambungan intake manifold. Apalagi dengan mata telanjang. Sebab tidak ada tanda atau warna yang bisa dijadikan sebagai indikator.


 Pastikan pilot-jet tidak tersumbat sebab rpm naik
“Biasanya mekanik mendeteksinya dengan cara menyemprotkan cairan karburator cleaner ke sambungan intake saat mesin hidup. Kalau putaran mesin terdengar turun, artinya intake manifold mengalami kebocoran dan minta segera diperbaiki,” imbuh Hendra dari Jl. Jagir Wonokromo, No. 100, Komp. Ruko Mangga Dua, Blok. AA1/1, Surabaya.

Selain sambungan di intake, penyebab lainnya bisa juga dari kebocoran kompresi. Biasanya paking head tidak menapak dengan baik, terjepit, robek atau lem sudah tidak kuat merekat. Sehingga mudah terjadi kebocaran. Kalau benar seperti itu, biasanya mesin bukan cuma sulit diajak langsam lagi, tapi juga sudah kehilangan tenaga.

Yuk dilacak kalau begitu

 Sumber : motorplus-online.com




Wednesday, 20 April 2011

Do We Need Mint laundry bag?


With Mint laundry bags you no longer need to drag bags of laundry because the existing shoulder straps. Laundry bag is made with signature fabric Mint. Bag design is also nice and colorful.
Mint and Stephen Joseph has many items such as woolen bags, backpacks, lunch totes, and colors are more in line with the theme so it’s perfect for preschool or kindergarten.
Schools and child care facilities would need blanket sleeping mats and pillows.
For young children and toddlers, Mint nap mats are suitable. Bags are soft and coated with nylon and cotton with a ribbon trimmed, soft blankets, soft white and installed.
Nap mat slightly larger and slightly thicker than the Mint nap mats. There is embroidery that we provide at the bottom of the blanket.
It looks beautiful sleeping mats and sleeping mats different from others because we provide an ornament of embroidery in the middle under the blanket. outer lid are embroidered and given the grip.
Personalized tote bags can become a very popular gift for women of all ages. Personalized tote bags are provided in a variety of styles, colors and shapes. With Personalized tote bag allows you to express your personal style in a carry case. Lots of choice of font and thread color to match or distinguish the color of your bag. Your bag will look fabulous, stylish and classy.
The kids would love to sleep on mats to sleep from the bouquet Lane with his name embroidered on it. This is so cute and the service delivery and consumers are very satisfactory. You also can recommend this funny sleeping mat  or preschool nap mats to your friends at school.
The price that we provide very cheap and the price is also nearly equal to one another to make it easier to choose. Lots of nap mats models with a choice of color, motif and a floral.

Sunday, 3 April 2011

Cek dan Perhatikan Sil Master Rem, Biar Makin Safety


 Karet sil jelek, master rem ngempos
Memang
tidak ada yang melarang produsen pembuat master rem variasi jualan. Selama produknya berkualitas dan bisa dipertangungjawabkan. Terlebih part ini masuk komponen vital dan juga safety.

Atas dasar itu, selayaknya konsumen dituntut jeli dalam memilih master rem. Artinya, pemilik motor yang ingin ganti master rem tidak boleh sembarang memilih. Pastikan juga produk itu benar-benar bermutu.

"Biar tidak salah pilih, pastikan variasi yang dibeli harus jelas nama produk atau mereknya. Diutamakan pilih brand ternama meski harganya mahal. Dan kalau bisa, cari yang digaransi toko. Sebab kalau ada masalah, minimal bisa diklaim balik,” pesan Teguh Wiyono mekanik Ganesha Motor dari Jl. Raya Bekasi Km. 23, Cakung, Jakarta Timur.

Paling penting, saat memilih atau setelah dibeli pastikan karet sil yang ada di dalam master tidak bermasalah. Sebab kalau kualitasnya jelek dan konstruksi batang penekan kasar, kata Teguh, biasanya master rem sering ngempos.

"Kalau bisa dipakai dan tidak ngempos, kualitas sil master rem jelek justru akan bekerja sebaliknya. Kadang master rem keras sewaktu tuas rem ditekan. Meski ditekan keras, roda kadang masih suka meluncur," jelas pria tambun ini.

Andai masalah cuma pada karet sil, masih bisa diakali dengan mengganti produk lain yang berkualitas. Atau paling tidak bisa menggunakan sil master rem yang banyak dipakai pada motor umumnya. Misalkan ukuran sil master rem Honda Supra X 125 dengan sil master rem variasi yang sudah dibeli. Kalau pas, silakan diganti pakai sil master rem ukuran sesuai.  (motorplus-online.com)