Pages

google ads

Showing posts with label Spin. Show all posts
Showing posts with label Spin. Show all posts

Tuesday, 4 October 2011

Bikin Cover Kipas Suzuki Spin Mudah Cari Top



Cover kipas Suzuki Spin 125 atau tepatnya bagian baut tengah  pengikat kipas, tertutup rapat dengan kisi-kisi pelastik. Bagi mekanik ini menyulitkan atau jadi kurang praktis saat memutar kipas untuk setel klep atau mencari tanda top.

“Beberapa baut cover penutup kipas harus di buka terlebih dahulu, baru kipas bisa diputar dengan kunci. Ini yang bikin enggak praktis, berbeda dengan konstruksi di Yamaha Mio. Bagian tengah cover plastik ada lubang yang agak besar sejajar dengan buat pengunci kipas,” jelas Aris dari bengkel BJ Speed.

Biar proses mencari tanda top di Spin 125 bisa lebih praktis, bagian tengah cover yang menutupi baut pengikat kipas bisa dibuka.

 “Caranya gampang kok! Tinggal potong aja bagian cover plastik ini dengan bantuan tang potong,” lanjut Aris yang buka bengkel di bilangan di kawasan Krukut, Limo, Cinere.   

Sumber : motorplus-online.com

Tuesday, 26 January 2010

Bikin Pelek Jari-Jari Ring 17 Di Suzuki Spin, Pilihan Tampil Beda!

OTOMOTIFNET - Belakangan, banyak Suzuki Spin 125 mengaplikasi pelek jari-jari. Maklum, meski tampilan minimalis, tapi tetap keren plus resik. Cuma ya itu, emang mengadopsinya tak semudah membalik tangan. Perlu perhatikan beberapa hal.

Emang sih, aslinya yang model palang udah terlihat keren. Namun banyak juga yang pengin tampil beda dengan tipe jari-jari. “Buat gaul juga tambah sip, deh!” komentar Muhammad Rizzy dari Spinner Community (SC).

Oh ya, emang apa sih, sulitnya? Pastinya ada perbedaan pada as roda belakang untuk Spin,

“Jadi untuk Spin keluaran awal sampai pertengahan tahun 2008, as rodanya lebih kecil. Sedang untuk keluaran 2008 sampai sekarang as rodanya lebih besar, so jangan maksa deh, pasti gak masuk,” ucap mekanik Elvaris Motor (EM) yang bernama Yorri Sumual asal Menado, Sulut.


beda tahun beda as roda

bisa pakai tromol depan suzuki smash

Buat yang berminat mengubah pelek racing jadi jari-jari ada panduan jelasnya ala EM. Pertama, cek dulu daftar belanjaan yang harus dibeli(lihat list). Kalau urusan mencopot, gampang kok. Intinya, buka dulu bagian buritan yakni knalpot dengan kunci L-6 dan kunci T-12.


kunci 22 untuk buka as roda belakang

Lanjutkan, gunakan kunci ring 22 buat membuka as roda. Lalu untuk roda depan bisa dibuka dengan kunci ring 12-14 dua buah, langsung dibawa ke tukang setel pelek.

Oh iya, daftar belanjaan untuk jari-jari dapat ditebus di sini juga, biasanya mereka menyediakan sekalian jasa pasang dan setel peleknya.

Tapi ada catatan, “Sebelum bongkar, pastikan tukang setel pelek punya as roda belakang ukuran Spin, sebab kalau tidak urusan bongkar-membongkar jadi urusan tukang setel pelek, alias setel di motornya,” wanti mekanik yang jadi anggota SC dengan nomor anggota 068 ini.

Daftar belanjaan
teromol depan Suzuki Smash 100-150 ribu
Jari-jari ukuran 172 (depan) 30-50 ribu
Jari-jari ukuran 120(belakang) 30-60 ribu
Teromol belakang Spin 450 ribu
Pelek/rim aftermarket 300 ribu - 1 juta
Jasa setel pelek (depan+blkng) 40 ribu
Evaris Motor: 021-90373287 (Yorri)

Sumber : ototips.otomotifnet.com

Thursday, 21 January 2010

Upgrade Kompresi Spin 125, Akselerasi Lebih Beringas

OTOMOTIFNET - Banyak penguna Suzuki Spin 125 yang masuk dalam kategori penggila performa, merasa bahwa tunggangannya itu dianaktirikan. Lantaran kurangnya peranti pendukung pendongkrak performanya yang beredar di pasaran. “Sebel deh, cari part buat bikin kenceng skutik itu langka,” sahut Yorri dari Spinner Community.


Ah enggak usah sedih gitu, dong. Kan ada cara untuk mendongkrak performa skutik berikon Nirina Zubir ini. Metodenya gampang, tetapi untuk pemasangannya dibutuhkan tenaga profesional karena part yang diganti adalah piston (gbr.1).

Lho, seher aslinya memang kenapa? “Aslinya kan ukuran 53,5 mm dan itu ‘plek’ dengan punya Smash atau Shogun 125 (gbr.2). Enaknya lagi, karena satu bendera alias saudara, tidak perlu penyesuaian di pin pistonnya.


Gbr 1

Gbr 2

Gbr 3

Kelar ganti piston, tes akselerasi pakai RaceLogic

Keuntungan lain, seher Smash profile mahkotanya jenong,” beber Muhammad Amin dari Sam Motor (SM) yang ngendon di kawasan Pal Batu, Menteng Dalam, Jakpus.

Otomatis karena profile kepala seperti itu, piston Smash dapat ‘meningkatkan kompresi kabut bahan bakar di ruang bakar. Ujung-ujungnya, akselerasi dapat terdongkrak lebih tinggi dari standarnya.

“Tapi ingat, kompresi bertambah sama dengan panas juga bertambah, lo,” ucap mekanik yang akrab dipanggil Amin ini sembari bilang, otomatis butuh bahan bakar beroktan tinggi pula.

Namun begitu, pada pengaplikasiannya, piston yang dapat ditebus dengan kisaran Rp 80 ribu ini perlu sedikit dimodifikasi untuk mengurangi panas yang berlebih. “Karena itu puncak mahkotanya dipapas 0,5 mm, dan untuk tempat yang berdekatan dengan klep in dan out juga dipapas 0,5 mm (gbr.3),” tambah ayah satu anak ini.

Kalau untuk pin di setang piston tidak berubah, bisa langsung pasang, tetap ukuran khas Suzuki yakni 14 mm. “Kalau sudah mengaplikasi cara ini, jangan lupa jaga mutu pelumasnya. Jangan keenakan betot tali gas terus,” tutup mekanik dengan logo Monas di kartu penduduknya.

Hasil tes RaceLogic


Jarak (Meter) Waktu (Detik)
Standar 0-100 09,5

0-200 13,4
Piston Smash 0-100 08,1

0-200 12,1

Sumber : ototips.otomotifnet.com

Monday, 18 January 2010

Kampas Rem Depan Spin Pakai Punya Shogun 125, Harga Sama Tapi Lebih Awet

OTOMOTIFNET - Gara-gara sering bolak-balik bengkel ganti kampas rem depan Suzuki Spin 2007-nya, Yogi Permana, mahasiswa Interstudy, Jaksel merasa bosan. “Sudah umum bagi motormania, kalo ngerem pasti depan duluan. Makannya jadi cepet abis deh tuh kampas,” keluhnya.


Apalagi di skutik, pengoperasian rem kan di tangan semua (tuas kanan-kiri), baik rem depan atau belakang. Jadi ya wajar jika peranti itu cepat habis masa pakainya. Ditambah, kian tingginya jam terbang besutan dipakai sehari-hari.

Tapi tenang, Wicaksono mekanik dari Puspa Motor (PM) di daerah Lubang Buaya, Jaktim punya solusi bagi Spinner (pengguna Spin) soal kampas rem ini. “Salah satunya, bisa adopsi punya Suzuki Shogun SP 125 (gbr.1),” bilangnya.

Asyiknya, harga antara part milik Spin dengan Shogun sama, yakni Rp 37.000. “Meski begitu, masa pakai punya SP lebih lama dan awet. Karena permukaan kampasnya lebih padat dan agak tebal,” lanjut mekanik yang jago cari solusi ekonomis ini.


Gbr 1

Gbr 2

Gbr 3

Gbr 4

Hokeh, gak usah banyak cerita lagi. Mending sekarang kita praktikkan pemasangan pada Spin milik Ferry. Toh, untuk pengaplikasiannya simpel dan enggak perlu ada ubahan. “Jadi tinggal pasang aja,” tambah pria bersahaja ini.

Sekarang siapkan kunci-kunci yang dibutuhkan. Kunci L-5, kunci 12 dan obeng min (-). Lalu, lepas master rem bawah depan dari sokbreker menggunakan kunci 12. Setelah terlepas dari posisinya, pastikan kita lebarkan dulu sebelum memasang yang baru dengan menggunakan obeng min. “Alasannya, nanti di saat kita memasang yang baru tinggal langsung masuk,” sarannya.

Kemudian kita lepas baut pengungkit kampas rem depan Spin memanfaatkan kunci L-5 (gbr.2). Selanjutnya, kita bersihkan lebih dulu agar kotoran yang mengendap di dalam rumah kampas itu bersih. Bisa pakai kuas kecil atau sikat gigi. Setelah bersih, langsung kita masukan peranti baru yang sudah ditebus tadi (gbr.3).

Pemasangannya pun harus tepat dan presisi. Kalau sudah dipasang kembali kampas yang baru, sekarang pasang lagi master rem bawahnya seperti semula. Kancing kembali komponen tersebut menggunakan kunci 12 (gbr.4).

Setelah itu langsung lakukan ‘terapi’ rem dengan menggunakan tangan (kocok-kocok atau menarik tuas rem berulang-ulang). “Itu agar rem kembali padat dan pakem,” ungkapnya sembari bilang, langkah itu sekaligus untuk mengusir gelembung udara yang terperangkap di slang dan master rem besutan Anda.

Setelah semua dikerjakan, pastikan semua komponen yang dilepas tadi dirangkai kembali ke tempat semula. Langkahnya, tentu saja Anda sudah mahir melakukannya.