Rantai roda vital di
motor, harus dijaga kebersihan dari pasir, debu dan air agar dapat
berfungsi baik. Jika diabaikan cepat aus, kendur bahkan bisa putus di
jalan.
Agar awet, harus dibersihkan juga dilumasi. Namun sebelum
memberikan pelumas pada rantai, sebaiknya periksa kondisi rantai itu.
Jika kotor, ada baiknya bersihkan rantai lebih dulu.
"Untuk
membersihkan rantai, baiknya pakai air sabun dibantu sikat. Cara ini
terbilang lebih aman meskipun temponya cukup lama apalagi debunya campur
oli," ucap Surtiwa alias Iwa, instruktur sekolah mekanik HMTC Depok,
Jl. Raya Tole Iskandar No. 9A, Depok.
Jika kotoran sulit
terangkat, atasi dengan bensin atau solar. Contohnya saat membersihkan
rantai motor bebek. Seluruh bagian hingga ke celah rantai harus
dibersihkan, sekaligus permukaan gir depan maupun belakang. Kalau sudah
bersih, diuci air sabun dan dibilas air bersih. Tapi, jangan biarkan
terlalu lama dan segera keringkan menggunakan lap kain untuk mencegah
karat.
Lanjut semprotkan pelumas secukupnya secara merata.
Pakainya oli baru yang punya kekentalan atau SAE 60W dan jangan gunakan
gemuk. Karena sifat gemuk yang lengket membuat pasir dan debu mudah
menempel hingga menyebabkan abrasif.
Selain kebersihan rantai,
periksa dan sesuaikan ketegangan rantai agar tidak memberikan efek
entakan saat motor berakselerasi maupun deselerasi. "Rantai kendur juga
menimbuklkan suara berisik," lanjut bapak asli Sumedang ini.
Perhatikan
juga jenis rantainya motor. Jika memiliki sistem pelumasan tertutup
yang tiap mata rantai terdapat sil karet, tidak dianjurkan menggunakan
bensin saat pembersihan. Karena merusak karet-karet sil.
Sumber : motorplus-online.com